5 Fakta Seputar Penyakit Jantung Koroner dan Cara Mengatasinya

  • Whatsapp
Seputar Penyakit Jantung Koroner
Seputar Penyakit Jantung Koroner

Tutorial Bisnis Online, Penyakit jantung koroner (PJK) masih banyak berkembang ditengah masyarakat saat ini. Untuk itu, Anda harus mengetahui informasi seputar penyakit jantung koroner. Penyakit ini bisa terjadi, disebabkan pasokan darah yang kaya oksigen menuju otot jantung terhambat oleh plak pada pembuluh darah jantung atau arteri koroner.

Sehingga pada dinding pembuluh arteri dapat terjadi kondisi ateroskelosis, yaitu penumpukan kolesterol dan substansi lainnya, seperti kalsium dan fibrin, yang membentuk sumbatan atau plak di pembuluh darah arteri. Plak dapat terbentuk di dinding arteri bahkan sejak seseorang masih muda.

Fakta Seputar Penyakit Jantung Koroner

Namun semakin bertambahnya usia, risiko pembentukan plak juga akan semakin tinggi. Tak ayal, jika tidak segera diobati plak ini dapat menyebabkan berkurangnya elastitas pembuluh darah arteri dan mengganggu kelancaran aliran darah.

Berikut ini adalah 5 fakta seputar penyakit jantung koroner dan cara mencegahnya:

1. Perempuan lebih rentan terhadap PJK

Jika seseorang perempuan mengalami serangan jantung, kemampuan untuk bertahan hidupnya lebih kecil daripada laki-laki. Pasalnya, ini dikarenakan pembuluh darahnya lebih kecil, sehingga kemungkinan terjadinya kerusakan lebih besar.

Tapi jangan terlalu takut berlebihan, selama Anda menjalankan olahraga teratur dan pla hidup sehat, imunitas tubuh akan tetap terjaga.

2. Penyakit Jantung Koroner bukan karena faktor keturunan

PJK memang mungkin bisa saja diturunkan. Namun, ingat bila orangtua menderita PJK maka si anak bisa saja terhindar dari penyakit ini. Dengan catatan, sang anak menjalani pola hidup sehat.

Seperti menjaga agar tidak kegemukan dan menjaga agar kadar kolestrol tetap normal.

3. Vitamin C dapat mengurangi risiko PJK

Dari hasil penelitian Journal of the American College of Cardiology mengatakan, bahwa mengonsumsi vitamin C dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Harvard School of Public Health pun menemukan kalau perempuan yang mengonsumsi vitamin C lebih dari 369 mg/hari, risiko terkena penyakit jantung jadi menurun hampir 30 persen.

Ini dikarenakan vitamin C memiliki peran penting untuk mencegah terbentuknya arteriosklerosis. Alias terbentuknya plak yang menempel di dinding pembuluh darah jantung.

4. PJK juga dapat menyerang anak muda

Jadi jangan pernah beranggapan bahwa anak muda selalu sehat dan tidak dapat terserang penyakit PJK ini. Baik laki-laki maupun perempuan, terlebih lagi bagi mereka yang tidak memperhatikan pola hidup sehat.

Seperti anak muda yang suka mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh, merokok, dan jarang berolahraga. Pola hidup tak sehat itu akan terus meningkatkan risiko PJK seiring bertambahnya usia.

5. Berat badan dan kadar kolestrol normal juga dapat mengalami PJK

Perlu diperhatikan, juga banyak orang yang mengalami serangan jantung meskipun kadar kolestrolnya rendah. Bahkan, ada juga orang berbadan kurus yang mengalami serangan jantung.

Yang terpenting agar Anda terhindar dari PJK adalah selalu menjalankan pola makan sehat, tidak merokok, rutin mengontrol tekanan darah, dan rutin berolahraga.

Cara Mencegah Penyakit Jantung Koroner

Ada banyak cara untuk meminimalkan risiko terkena penyakit jantung koroner, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Melakukan olahraga rutin
  • Selalu terapkan pola makan sehat dan gizi seimbang. Perbanyak asupan buah dan sayur, kurangi makanan yang mengandung kolesterol dan garam berlebih.
  • Berhenti merokok.
  • Menurunkan berat badan jika berlebihan.
  • Mengontrol tekanan darah.
  • Kendalikan stres.
  • Istirahat yang cukup. Penelitian menunjukkan bahwa kurangnya kualitas dan jam tidur berpengaruh pada peningkatan risiko terkena penyakit jantung koroner.

Baca juga: Pilihan Asuransi Terbaik untuk Kaum Milenial

Kesimpulan

Ingat! penyakit jantung koroner juga dapat memengaruhi kualitas hidup Anda, terutama menghambat dalam pekerjaan. Resiko terbesar adalah dapat menimbulkan kematian mendadak karena serangan jantung.

Jika Anda mengalami gejala penyakit jantung koroner, seperti nyeri dada yang muncul saat beraktivitas berat atau stres, sesak napas, keringat dingin, dan nyeri dada yang menjalar hingga lengan dan leher. Sebaiknya segera konsultasikan ke Dokter.

Pos terkait